Bagaimana Mencari Infomasi Peluang Usaha di Bidang TI
Dalam hosting kali ini saya akan membahas tentang “Tau
enggak sih, bagaimana mencari infomasi peluang usaha di bidang TI?”, dalam
mencari infomasi peluang usaha di bidang TI itutidak terlalu gampang dan karena
kita harus mencari tau apa yang sangat di cari atau di butuhkan kepada calon
pembeli. Untuk membuka sebuah pelunag usaha sebenernya bisa dari
minat kita masing-masing atau bisa juga hobi yang kita miliki, dan bisa juga
bakat yang kita dapat dari sekolah/kuliah semua bisa jadi peluang bila kita
bisa kreatif dan berinovasi.
dibawah ini adalah cara kita untuk membuka sebuah peluang
usaha :
· Menciptakan
produk baru dan berbeda
· Mengamati
pintu peluang
· Analisis
produk dan proses produksi secara mendalam
· Menaksir
biaya awal
· Memperhitungkan
risiko yang mungkinterjadi
A. Mencari Informasi
Peluang Usaha Bidang TI
Untuk membuka sebuah usaha dalam bidang TI ada banyak sekali
yang bisa di jadikan usaha, untuk awal kita cari kita harus mengtahui kebutuhan
pasar dan hargayang dapat bersaing memungkinkan usaha yang kita bentuk berjalan
dengan baik dan dapat memenuhi target sehingga mendatangkan keuntungan. untuk
promosi kita dapat memanfaatkan media social ,web , blog dll.
Berikut proses mencari infromasi peluang usaha :
· Informasi
tentang kepribadian dan kemampuan dirinya
· kenali
Diri kalian
· Peluang
yang dapat diraih
· Kebutuhan
dan keinginan konsumen
· Lingkungan
yang dihadapi
· Situasi
persaingan
· Dukungan
dan trend kebijakan pemerintah
B. Tahapan pengembangan
usaha
Tahapan – tahapan yang dilakukan dalam proses pengembangan
usaha yaitu :
Ide Usaha
Kelayakan (business plan)
Implementasi (business process)
Prestasi
C. Sumber ide usaha
Ide usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber diantaranya :
Berdasarkan hobi
Berdasarkan keahlian ( contoh : latar belakang pendidikan)
Merupakan usaha warisan
Membuat inovasi baru
Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar
D. Faktor utama sebelum
memulai usaha
Terdapat beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan
sebelum memulai usaha , yaitu :
Faktor kelayakan pasar
Faktor kesukaan
Faktor keahlian atau familiaritas
Faktor dana
Faktor bahan baku
Faktor sumber daya manusia dan teknologi
Faktor kepribadian
E. Perkembangan
bisnis TI dunia
Mungkin setiap orang saat ini sangat bergantung sekali
kepada komputer, keberadaan komputer saat ini bukan lagi merupakan barang
mewah, Alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam
dunia pendidikan. Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),
diharapkan dapat membuat perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami
penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk TIK. Melalui perangkat
Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita bisa mencari, mengeksplorasi,
menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. TIK akan
memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari
berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, wanita pun begitu,
sekarang, tidak sedikit negara yang menyerahkan teknologi informasi dan
komunikasi kepada wanita, wanita dinilai lebih cekatan dalam mengembagkan
bisnis di bidang TIK.
Dengan demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap
inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan
mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TIK secara tepat dan
optimal, termasuk implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang.
TIK pun sekarang digunakan di bidang ekonomi, upaya keras
dari pemerintah untuk membangun sarana dan fasilitas teknologi informasi dan
telekomunikasi di Indonesia bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan interakasi
ekonomi-sosial masyarakat dan sektor produksi. Oleh sebab itu pemerintah
berupaya keras untuk memperluas jangkauan layanan telekomunikasi sampai ke
seluruh lapisan masyarakat. Instrumen yang digunakan selama ini adalah melalui
badan usaha operator telekomunikasi yang melakukan usaha/bisnis layanan
telekomunikasi melalui layanan fixed line, seluler, atau satelit. Secara teknis
cara ini telah berhasil membuat fasilitas telekomunikasi menjangkau seluruh
wilayah geografis Indonesia (dari Sabang sampai Merauke). Namun keterjangkauan
teknis-geografis ini tidak membuat sistem telekomunikasi terjangkau bagi
masyarakat, yang merupakan sasaran utama.
didalam perkembangan bisnis di dunia it sendiri terdapat
jenis dan tipe bisnis Terdapat 2 macam bisnis informatika yaitu produk dan
jasa.
1. Produk
Hardware / Perangkat Keras
Software / Perangkat Lunak
2. Jasa
E-commerce
Infrastruktur informasi dan komputer
Software
Adalah bisnis yang melakukan pejualan terhadap
software/perangkat lunak. Biasanya menerima pemesanan software sesuai kebutuhan
perusahaan yang membutuhkan.
Infrastruktur
Adalah bisnis Informatika yang menyediakan sebuah layanan
informasi dan komputer, seperti Internet Service Provider, Jaringan Komputer,
dll.
E-commerce
Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama
untuk produk jasa, lapangan pekerjaan bidang manajerial dan professional.
E-commerce dapat didefinisikan dari beberapa perspektif :
Komunikasi : pengiriman barang, jasa, informasi, atau
pembayaran melalui jaringan computer atau sarana electronic lainnya.
Perdagangan : penyediaan sarana untuk membeli dan menjual
produk, jasa, dan informasi untuk internet atau fasilitas online lainnnya.
Pengembangan Usaha
Dalam hosting kali ini saya akan membahas tentang “Tau
enggak sih, pengembangan usaha?”, pengembangan usaha adalah tugas dan proses
persiapan analitis tentang peluang pertumbuhan potensial, dukung dan pemantauan
pelaksanaan peluang pertumbuhan usaha, tetapi tidak termasuk keputusan strategi
dan implementasi dari peluang pertumbuhan usaha. Ada beberapa definisi
pengembangan usaha menurut para ahli, diantaranya:
· Mahmud
Mach Foedz
perkembangan usaha adalah perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang
terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau
jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
· Brown
dan Petrello
Pengembangan Usaha adalah suatu lembaga yg menghasilkan barang dan jasa yg
dibutuhkan masyarakat.apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga
bisnispun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan
tersebut, sambil memperoleh laba.
· Steinford
Pengembangan Usaha adalah aktifitas yg menyediakan barang atau jasa yg
diperlukan oleh konsumen yg memiliki badan usaha, maupun perorangan yg tidak
memiliki badan hukum maupun badan usaha seperti, pedagang kaki lima yg tidak
memiliki surat izin tempat usaha.
· Hughes
dan Kapoor
Pengembangan usaha ialah suatu kegiatan usaha individu yg terorganisasi untuk
menghasilkan dan menjual barang jasa guna mendapatkan keuntungan.
· Mussleman
dan Jackson
Pengembangan usaha adalah suatu aktifitas yg memenuhi kebutuhan dan
keinginan ekonomis masyarakat dan perusahaan di organisasikan untuk terlibat
dalam aktivitas tersebut.
· Allan
Affuah
Pengembangan usaha merupakan sekumpulan aktiftas yg dilakukan untuk menciptakan
dengan cara mengembangkan dan mentransformasi berbagai sunber daya menjadi
barang/jasa yg diinginkan konsumen.
· Glos,
Steade dan Lawry
Pengembangan usaha adalah jumlah seluruh kegiatan yg diorganisir oleh orang2 yg
berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri yg menyediakan barang dan
jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas
hidup mereka.
UNSUR PENGEMBANGAN USAHA
Adapun unsur – unsur penting
dalam mengembangkan usaha ada 2 unsur yaitu :
1. Unsur yang berasal dari dalam ( pihak internal ) :
1. Adanya niat dari si pengusaha /
wirausaha untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar.
2. Mengetahui teknik memproduksi barang seperti berapa
banyak barang yang harus diproduksi , cara apa yang harus digunakan
untuk mengembangkan barang / produk , dan lain – lain.
3. Membuat anggaran yang bertujuan seberapa besar pemasukkan
dan pengeluaran produk .
2. Unsur dari pihak luar ( Pihak eksternal) :
1. Mengikuti perkembangan informasi dari luar usaha.
2. Mendapatkan dana tidak hanya mengandalakan dari dalam
seperti meminjam dari luar.
3. Mengetahui kondisi lingkungan sekitar yang baik /
kondusif untuk usaha .
4. Harga dan kualitas ialah unsur strategi yang paling umum
ditemui. Strategi ini bisa digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa
berkualitas prima dan harga yang sesuai atau menghasilkan barang berbiaya
rendah dan menjualnya dengan harga yang murah pula.
5. Cakupan jajaran produk
Suatu jajaran produk atau jasa yang bervariasi
memuungkinkan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam satu tempat saja.
Hal ini juga bisa mendorong perekonomian yang pada gilirannya akan memberi
untung pada konsumen. Namun sebaliknya, sebuah jajaran produk yang sedikit
memungkinkan Anda untuk menggali potensi produk tersebut dengan lebih dalam,
mungkin termasuk banyak alternatif untuk jenis produk yang sama. Variasi produk
yang sedikit juga bisa disandingkan dengan keahlian yang seksama.
Sedangkan Kreativitas merupakan salah satu unsur penting
yang perlu dijadikan sebagai salah satu karakter dalam mengelola bisnis.
Kreativitas akan memberikan banyak kontribusi bagi pengembangan sebuah bisnis
usaha. Usaha bisnis sangat perlu dikelola secara kreatif oleh pemiliknya dalam
segala aspek,mulai dari ide dan produksi.
Pengembangan Usaha
1. Fokus pada satu produk atau jasa, lalu pasarkan,
promosikan, jual , lakukan tindakan apapun untuk meningkatkan penjualan. Walaupun
ada hasrat untuk melakukan bisnis dengan menjual multi produk atau multi jasa
untuk memenuhi kebutuhan pasar, namun seringkali focus pada satu atau dua
produk dan melakukannya dengan sangat baik akan mengurangi risiko dan lebih
menguntungkan.
2. Kembangkan lini produk untuk melengkapi produk dan jasa
yang sudah ada. Pada saat produk anda terbukti banyak pembelinya, jangan lalai
untuk mengambil peluang dari produk yang relevant untuk mendiversifikasi lini
produk. Hal ini tidak saja akan memberikan variasi produk, tapi juga akan
menarikan bagi pembeli retail yang bertipe suka mengkonsumsi produk yang
beragam namun masih satu lini.
3. Carilah Cara untuk meningkatkan penjualan kepada
pelanggan yang sudah pernah mencoba produk anda. Akan lebih murah untuk melakukannya.
Walaupun kamu tidak dapat mengembangkan lini produk, kamu dapat meningkatkan
pendapatan dengan cara Volume Discount. Contoh : membeli satu dapat dua, kartu
discount kunjungan. Teknik ini dapat juga di gunakan pada Home Based Business.
4. Mulailah untuk memperkerjakan seseorang, karyawan
partimer, kontraktor independent, pegawai lepasan (freelancer) ataupun
keluarga. Hal ini bukan saja akan meringankan casflow dengan cara menyesuaikan
biaya dengan level pekerjaan yang ada, namun juga dapat menggunakan tenaga
kerja yang berkompeten, yang mungkin kamu tidak sanggup memperkerjakan secara
full time.
5. Membuat website untuk mengiklankan perusahaan secara
online. Sekarang tidak perlu lagi membuka took untuk menjaring pelanggan
retail. Untuk pemasar produk special: buku2 langka dan barang-barang koleksi,
Toko online akan membawa kamu untuk memperoleh jutaan pelanggan tanpa membayar
sewa, utility dan koleksi-koleksi tak berharga. Pengembangan website sendiri
dengan hanya Rp.300.000 per bulan tanpa pengetahuan teknis. Perusahaan yang
membantu anda untuk mendaftarkan Domain Anda akan menyediakan Template Online,
Hosting Website diserver menyediakan beberapa alamat email.
6. Join dengan pemilik bisnis lain untuk mempromosikan
bisnis anda. Berpartner dengan pemilik bisnis yang masih related adalah salah
satu tehnik marketing yang termurah dan termudah.
7. Mulai memasarkan ke pasar yang lain. Bila target
pelanggan kamu adalah remaja, mulailah arahkan kepada mahasiswa. Kalau target
market anda adalah ibu2 pekerja. Strategi yang lain adalah dengan menggunakan
produk berorientasi retail dan menjualnya secara wholesale. Contoh, Catering
yang menjual makanan ringan misalnya menjual kue-kue kering dan basah, dan
dapat menghubungi perusahaan kue local untuk menjual kepadanya secara
wholesale. Walaupun harga yang ditetapkan lebih murah, namun akan memperoleh
pendapatan yang lebih konsisten.
8. Carilah cara baru dan berbeda untuk memasarkan bisnis
anda melalui Email Newsletter atau menjadi pembicara tamu atau pembicara di
suatu instansi. Pada dasarnya memasarkan bisnis tidak perlu menggunakan media
yang membutuhkan biaya mahal untuk memasang iklan, kita dapat menggunakan
Teknologi Informasi yang mulai berkembang diantaranya seperti Blog, informasi
melalui Face Book, dan lain-lain.
9. Kembangkan ke lokasi lain. Ini bisa dengan menyewa
Virtual office di Pusat Bisnis atau Menyewa bersama pemilik UKM lainnya. Ada
peluang untuk mendirikan kantor sementara, ketika anda membutuhkan suatu
pengembangan tertentu. Seperti menyewa Temporary Office dll.
10.Pertimbangkan untuk mengembangkan bisnis anda dengan
jalan Waralaba atau Peluang Bisnis.
TINGKATAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA
1.Tingkat Produk .
Pada level produk pengembangan usaha berarti mengembangkan
produk atau teknologi baru.
Meskipun tingkat pengembangan dapat berbeda dari perusahaan
ke perusahaan.Tingkat perkembangan usaha dibagi menjadi satu kategori
yaitu :
* Perkembangan incremental
Perkembangan Incremental adalah perkembangan yang
meningkatkan fungsi yang ada platform atau teknologi, sementara pengembangan
mengganggu atau terputus-putus benar-benar hal baru yang
dikembangkan dari awal.Misalnya dari pembangunan berkelanjutan adalah tambahan
ekstensi untuk produk yang sudah ada seperti baru baru ini untuk sampo, kamera
digital dengan pixel 5MIO untuk ponsel.Dalam kedua kasus platform ponsel,
shampo dan mobile tetap sama.
2. Tingkat Komersial .
Dalam contoh bentuk
pengembangan usaha di tingkat komersial berarti prospeksi murni et Dur. Ini
berarti berburu pelanggan baru di segmen pasar yang
baru. Dengan demikian pekerjaan ini memerlukan
individu secara psikologis yang kuat dan yang sangat didorong mampu menangani
banyak masalah.Tingkat berikutnya dari pengembangan usaha
komersial adalah
saluran atau setup organisasi penjualan.
Saluran atau organisasi penjualan dapat terdiri dari mitra , agen seperti,
distributor, pemegang lisensi,franchisee, atau cabang anda sendiri nasional
atau internasional.Dan terakhir tingkat pengembangan usaha komersial
adalah tingkat rantai nilai.
Pada pengembangan rantai nilai tingkat usaha
adalah tentang mengembangkan penawaran produk secara keseluruhan akan menemukan
jenis pengembangan usaha / bisnis di perusahaan – perusahaan
teknologi yang telah mengembangkan platform yang harus
diintegrasikan atau dikombinasikan dengan teknologi lain atau
platform untuk membentuk seluruh produk. Sebuah
seluruh produk umumnya terdiri dari beberapa teknologi untuk
membuatnya menjadi hidup.Sebuah teknologi pada umumnya tidak dikembangkan oleh
satu perusahaan tapi bersumber dari orang lain yang bertujuan untuk menghemat
waktu dalam proses usaha .
3. Tingkat Korporasi .
Bila organisasi harus
memutuskan apakah akan membuat atau membeli kompetensi organisasi tertentu
Kemudian memasuki bidang pengembangan bisnis perusahaan . Fokusnya adalah bukan
pada produk maupun komersial tingkat tetapi pada korporasi tingkatan usaha.
4.Tingkat keamanan dalam proses penjualan barang
Menjual produk dengan harga yang
terjangkau dan memiliki kualitas yang baik.
Aspek – Aspek Yang Diperhatikan Dalam Mengembangkan Usaha
Pengembangan usaha yang terdiri dari aspek strategi , manajemen
pemasaran, dan penjualan, seperti :
1.Aspek strategi
a.Meneliti jenis usaha baru dengan penekanan pada
mengidentifikasi kesenjangan (yang ada dan / atau diharapkan) oleh konsumen .
b.Menciptakan pasar baru .
c.Menciptakan produk baru dengan karakteristik yang menarik
konsumen
2.Aspek manajemen pemasaran
a.Menembus dan menguasai pangsa pasar .
b.Mengolah situasi / peluang pasar yang ada
dengan teliti.
c.Memasarkan produk dengan jaringan yang
luas seperti impor produk ke luar negeri.
d.Membuat strategi pemasaran yang dapat membuat konsumen
membeli produk kita , seperti memasang iklan , brosur, dan lain-lain.
3.Aspek penjualan
a.Memberikan saran tentang perancangan dan menegakkan
kebijakan penjualan dan proses tindak lanjut penjualan .
b.Banyak volume produk yang akan dijual.
IV . Masalah-masalah dalam suatu Pengembangan
Usaha
Adapun
analisa masalahnya adalah
1. Faktor
kurangnya permodalan
Permodalan merupakan
faktor utama yang diperlukan untuk mengembangkan suatu unit usaha. Kurangnya
permodalan UKM, oleh karena pada umumnya usaha kecil dan menengah merupakan
usaha perorangan atau perusahaan yang sifatnya tertutup, yang mengandalkan
modal dari si pemilik yang jumlahnya sangat terbatas, sedangkan modal pinjaman
dari bank atau lembaga keuangan lainnya sulit diperoleh karena persyaratan
secara administratif dan teknis yang diminta oleh bank tidak dapat dipenuhi
2. Kesulitan
dalam pemasaran produk
Kesulitan
memasarkan produk dapat berakibat berlebihnya penyimpana prodik di gudana atau
over produk. Sehingga tidak ada pemasukkan bagi si pengusaha.
3. Persaingan
usaha yang semakin ketat
Persaingan
usaha yang semakin ketat mendesak para pengusaha bersaing dengan pengusaha
lainnya , hal ini jika tidak diantisipasi maka pengusaha yang kalah bersaing
akan mengalami gagal produk .
4. Kesulitan
bahan baku
Kesulitan
dalam bahan baku adalah faktor yang sangat vital dalam proses pengembangan usaha
. Jika tidak ada bahan baku maka akan dipastikan secara perusahaan tidak bisa
melakukan kegitan usahanya.
5. Kurangnya
keahlian teknis dan tenaga ahli
Seorang
enterpreneur membutuhkan tim kerja dan spesialisasi untuk mengembangkan
perusahaannya. Untuk itu, seorang enterpreneur harus terus berinvestasi pada
manusia untuk membesarkan perusahaan.
Ia mencontohkan PT Astra International Tbk. Astra fokus
dalam manajerial sumber daya manusia, sehingga apa pun bisnis Astra, dapat
berkembang. "Awalnya, Astra hanya bisnis perakitan mobil. Tapi, sekarang
bisnisnya di mana-mana, dari sawit hingga air bersih," kata Poltak dalam
Enterpreneur Festival di Jakarta, Jumat 22 Juni 2012.
6. Pemasaran
Bargaining
Power pengusaha kecil dalam berhadapan dengan pengusaha besar selalu lemah,
utamanya berkaitan dengan penentuan harga dan system pwmbayaran, serta
pengaturan tata letak produk usaha kecil di department store dan supermarket.
Asosiasi pengusaha atau profesi belum berperan dalam
mengkoordinasi persaingan tidak sehat antar usaha sejenis.
Informasi untuk memasarkan produk di dalam maupun di luar
negeri masih kurang, misalnya tentang produk yang diinginkan, siapa pembeli,
tempat pembelian atau potensi pasar, tata cara memasarkan produk serta tender
pekerjaan utamanya pada usaha jasa.
7. Bahan
Baku
Supply
bahan baku kurang memadai dan berfluktuasi, antara lain karena adanya kebijakan
ekspor dan impor yang berubah-ubah, pembeli besar yang menguasai bahan
baku,keengganan pengusaha besar untuk membuat kontrak dengan pengusaha kecil
Harga bahan baku masih terlalu tinggi dan berfluktuasi
karena struktur pasar bersifat monopolistik atau dikuasai pengusaha pasar.
Kualitas bahan baku rendah, antara lain karena adanya
standardisasi dan manipulasi kualitas bahan baku.
Sistem pembelian bahan baku secara tunai menyulitkan
pengusaha kecil, sementara pembayaran penjualan produk umumnya tidak tunai.
8. Teknologi
Tenaga
kerja terampil sulit diperoleh dan dipertahankan, antara lain karena lembaga
pendidikan dan pelatihan kurang dapat menghasilkan tenaga terampil yang sesuai
dengan kebutuhan pengusaha kecil.
Akses dan informasi sumber teknologi masih kurang dan tidak
merata, sedangkan upaya penyebarluasan masih kkurang gencar.
Spesifikasi peralatan yang sesuai dengan kebutuhan
(teknologi tepat guna) sukar diperoleh.
Lembaga independent belum ada dan belum berperan, khususnya
lembaga yang mengkaji teknologi yang ditawarkan oleh pasar kepada pngusaha
kecil, sehingga teknologi ini tidak dapat dimanfaatkan secara optimum.
Peranan instansi pemerintahan, non pemerintahan dan
perguruan tinggi dalam mengidentifikasi, menemukan, menyebarluaskan dan
melakukan pembinaan teknis tentang teknologi baru atau teknologi tepat guna
bagi pengusaha kecil masih kurang intensif.
9. Manajemen
Pola
manajemen yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan usaha sulit
ditmukan, antara lain karena pengetahuan dan manajerial skill pengusaha kecil
relative rendah. Akibatnya, pengusaha kecil belum mampu menyusun strategi
bisnis yang tepat.
Pemisahan antara manajemen keuangan perusahaan dan keluarga
atau rumah tangga belum dilakukan, sehingga pengusaha kecil mengalami kesulitan
dalam mengontrol atau mengatur cash flow, serta dalam membuat perencanaan dan
laporan keuangan.
10. Birokrasi
Perizinan
tidak transparan, mahal, berbelit-belit, diskriminatif, lama dan tidak pasti,
serta terjadi tumpang tindih vertical (antara pusat daerah) dan horizontal
(antar instansi daerah). Penegakan dan pelaksanaan hukum dan berbagai
ketentuan masih kurang serta cenderung kurang tegas. Pengusaha kecil
dan asosiasi usaha kecil kurang dilibatkan dalam perumusan kebijakan tentang
usaha kecil. Pungutan atau biaya tambahan dalam pengurusan perolehan
modal dari dana penyisihan laba BUMN dan sumber modal lainnya yang cukup
tinggi. Mekanisme pembagian kuota ekspor tidak mendukung busaha
kecil untuk mampu mengekspor produknya. Banyak pungutan yang
seringkali tidak disertai dengan pelayanan yang memadai.
11. Infrastruktur
Listrik,
air dan telepon bertarif mahal dan sering menghadapi gangguan disamping
pelayanan petugas yang kurang baik.
Kurangnya prasarana yang memadai seperti jalan, listrik,
telepon, air, serta fasilitas penanganan limbah dan gangguan.
12. Kemitraan
Kemitraan
antara usaha kecil dan usaha menengah dan besar dalam pemasaran dan sistem
pembayaran, baik produk maupun bahan baku, dirasakan belum bermanfaat.
Kemitraan antara usaha kecil dengan usaha menengah dan besar
dalam transfer teknologi masih kurang.
13. Pengembangan
Produk
Poltak menjelaskan, banyak pebisnis pemula salah dalam
menentukan bisnis yang akan diterjuni. Kebanyakan kegagalan pengusaha adalah
membuat produk yang tidak dibutuhkan masyarakat. Ia memberi saran agar membuat
produk "demand driven", yaitu produk-produk yang dibutuhkan
masyarakat.
Poltak mencontohkan bagaimana Hewlett-Packard terus
meluncurkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat, karena adanya masukan dan
saran dari masyarakat. Pengembangan produk penting untuk keberlangsungan
perusahaan.
14. Memetakan
Kompetisi
Poltak
menyarankan agar setiap calon pengusaha untuk melakukan riset SWOT (kekuatan,
kelemahan, peluang, dan ancaman) dan terus mengawasi para pesaing. Penyusunan
rencana sangat penting bila kompetisi terus terjadi.
Salah satu contoh perusahaan yang tidak melakukan
perencanaan yang baik adalah Kodak. "Kodak penemu foto digital pertama dan
kuat di fotografi. Namun, karena mereka kuat menjadi tidak waspada disalip
kompetitor, sehingga Kodak bangkrut tahun lalu," kata analis pasar modal
ini.
15. Permintaan
Pelanggan
adalah raja. Untuk itu, seorang enterpreneur harus menentukan siapa yang
menjadi prioritas atas produk yang dijual. Penentuan segmentasi ini untuk
mengetahui karakteristik pelanggan. Poltak mencontohkan Wal-Mart yang
memposisikan untuk pelanggan kelas bawah dengan menyediakan barang-barang
generik dan dengan harga paling murah. Positioning ini membuat demand Wal-Mart
menjadi elastis. Saat
ekonomi bagus, masyarakat kelas bawah belanja di Wal-Mart,
dan saat ekonomi sulit, masyarakat kelas atas juga ikut belanja di Wal-Mart.
16. Pricing
Penentuan harga merupakan hal yang paling sulit ditentukan
oleh seorang yang baru terjun dalam dunia bisnis. Menurut dia, harga yang telah
ditentukan harus dapat berubah menyesuaikan situasi perekonomian, atau
berinovasi dengan menciptakan produk baru yang terjangkau. Unilever, lanjutnya,
merupakan contoh yang bagus. Produk Unilever sangat kuat di konsumen kelas
atas. Namun, dengan strategi brilian, Unilever juga dapat menjangkau kelas
bawah dengan membuat kemasan sachet.
"Ketika produk dikecilkan, ternyata margin lebih besar
produk normal," katanya.
17. Siklus
Penjualan
Seorang
pengusaha pemula harus memperhatikan siklus penjualan produknya, apakah tahan
lama atau tidak. Enterpreneur juga harus memperhatikan lamanya suatu produk di
pasaran dengan terus berinovasi mengeluarkan produk-produk baru. Sebagai
contoh, Nokia terus mengeluarkan produk baru setiap tujuh bulan, sehingga para
pesaing tidak dapat mengejar inovasi yang dilakukan Nokia. "Sayangnya,
masalah Nokia cuma operating system yang tetap bertahan dengan Symbian yang
tidak terbuka seperti Android," katanya.
18. Pengelola berbeda dalam usaha
Contoh jika dalam usaha
bersama antar pengelola membuat fungsi dan hak dalam menjalankan roda usaha
,sering terjadi berbeda pandangan dalam mengambil keputusan.
19. Stok
Dalam usaha perdagangan
eceran atau grosir jika membeli stok yang lokasinya jauh dari tempat usaha
sering terjadi keterlambatan dan membuat stok kurang lengkap dan dapat
menghambat pemasukan.
20. Biaya Awal
Biaya awal yang tinggi
adalah biaya untuk operasional dan perputaran awal .bisa diartikan bahwa belum
ada strategi keuangan dalam pengertian improvisasi anggaran dan belanja.
V . SOLUSI
1 . Modal dapat diperoleh bukan hanya
dari dalam tetapi bisa juga dari luar seperti dari pinjaman bank , hibah , dan
sebagainya.
2. Membuat saluran pemasaran yang
luas seperti memasarkan barang tidak hanya di dalam negeri saja tetapi jika
bisa diekspor ke luar negeri. Dengan begitu produk kita akan mlebih mudah
dikenal oleh masyarakat .
3. Menerapkan strategi usaha
diantaranya seperti yang telah dibahas sebelumnya seperti menerapkan strategi
penjualan contonhnya membuat diversikiasi produk , menemukan produk baru dan
sebagainya.
4. Membuat lokasi usaha dengan
mempertimbangkan mudahnya memperoleh suatu bahan baku untuk mengembangkan usaha
atau dengan kata lain memilih lokasi yang strategis dalam usaha.
5. Merekrut tenaga ahli dengan cara melakukan
seleksi yang ketat kepada calon pelamar di perusahaan anda , dengan demikian
anda bisa mendapatkan tenaga yang benar – benar ahli dibidangnya .
Perkembangan Bisnis Teknologi Didunia
Tak dapat dipungkiri jika Perkembangan teknologi masa kini
berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya
inovasi-inovasi yang telah dibuat di dunia ini. Dari yang sederhana hingga yang
sangat canggih. Beberapa inovasi yang ingin dijadikan contoh oleh penulis
adalah mengenai teknologi pada aplikasi social media. Karena social media
adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah
berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial,
wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk
media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Oleh
karena itu, banyak sekali enterpreneur atau technopreneur yang sedang
gencar-gencarnya membuat dan mengembangkan aplikasi untuk social media ini
sebagai start-up bisnis yang akan dikembangkan. beberapa contohnya adalah
sebagai berikut.
1. Path
Path adalah sebuah aplikasi jejaring sosial pada telepon
pintar yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi gambar dan juga pesan.
Penggunaan dari Path ditargetkan untuk menjadi tempat tersendiri untuk pengguna
berbagi dengan keluarga dan teman-teman terdekat. Aplikasi ini memiliki tujuan
yaitu untuk membuat sebuah jejaring dengan kualitas yang tinggi dan menjadikan
pengguna nyaman untuk berkontribusi setiap waktu. Pada awalnya, Perusahaan ini
merilis aplikasi pada iPhone dan juga website lalu merilis versi Androidnya.
Perusahaan ini berkompetisi dengan jejaring sosial lainnya seperti Instagram
dan Facebook. Berpusat di San Fransisco, California, perusahaan ini didirikan
oleh Shawn Fanning dan mantan Eksekutif dari Facebook, Dave Morrin. Path
didirikan dengan tujuan membuat sebuah jurnal yang interaktif bagi penggunanya.
Penggunaan Path berbeda dari jejaring sosial lainnya di mana hanya pengguna
yang telah disetujui yang dapat mengakses halaman Path seseorang. Status
privasi dari aplikasi ini menjadikan Path lebih eksklusif dari berbagai
jejaring sosial yang ada. Path dapat digunakan di iPhone, iPad, iPod Touch, dan
Android versi apapun. Aplikasi ini tersebar melalui Apple Application Store dan
berbagai situs aplikasi lainnya.
2. Facebook
Facebook termasuk dalam kategori situs jejaring sosial
seperti Friendster, MySpace, Multiply, Yuwie, dan lain-lain yang menyed iakan
media bagi para penggunanya untuk saling bertukar informasi dan berinteraksi.
Facebook diluncurkan pertama kali pada 4 Februari 2006 oleh seorang mahasiswa
Harvard University, Mark Zuckerberg. Nama Facebook sendiri terinspir asi dan
sebuah istilah di kalangan kampus seantero AS untuk saling mengenal antarsesama
civitas akademiknya. Awalnya facebook dikhususkan bagi para mahasiswa di
Harvard Univers ity, kemudian diperluas ke sejumlah kampus di wilayah Boston
(Boston College, Boston University, Northeastern University, Tufts University)
dan kampus-kampus lainnya seperti Rochest er, Stanford, NYU, Northwestern, dan
Ivy League. Menyusul kemudian sejumlah kampus lain di AS. Akhirnya, penggunanya
diperluas lagi ke sejumlah kampus lain di seluruh dunia. Tanggal 11 September
2006, Facebook membuat satu Iangkah penting dengan mengizinkan aksesnya ke
seluruh netter yang mempun yai alamat e-mail valid, namun, dengan pembatasan
usia.
Pengguna Facebook kini dapat bebas bergabung ke banyak
jaringan yang diatur berdasarkan kota, lokasi kerja, sekolah, maupun negara.
Jaringan-jaringan mi kemudian akan mengh ubungkan para anggotanya. Sesama
pengguna dapat berhubungan dengan teman-temannya dan bisa saling melihat isi
profil pribadi. Situs Facebook mendapatkan pemasukan utama dan iklan-iklan yang
terpasang padanya. Para pengguna bebas membuat profilnya masing-masing yang di
dalamnya bisa berisi foto dan info-info pribadi Iainnya. Selain itu, dapat juga
saling mengirim pesan, bergabung dengan sebuah grup atau lebih. Secara default,
Facebook mengatur profil pengguna hanya bisa diakses oleh sesama pengguna yang
telah berteman. Namun pengaturan mi bisa nanti diubah jika diinginkan.
3. Instagram
Instagram adalah aplikasi gratis untuk berbagi foto yang
memungkinkan pengguna untuk mengambil foto, menerapkan digital penyaringan
untuk itu, dan kemudian berbagi pada berbagai layanan jaringan sosial, termasuk
sendiri Instagram itu. Sebuah fitur batas foto ke dalam bentuk persegi yang
khas, biasanya lebih digunakan oleh perangkat mobile kamera . Instagram
awalnya didukung pada iPhone, iPad, dan iPod Touch, pada bulan April 2012,
perusahaan menambahkan dukungan untuk Android 2.2 (Froyo) atau lebih tinggi.
Hal ini didistribusikan melalui iTunes App Store dan Google Play.
Pengembangan Instagram dimulai di San Francisco oleh Burbn
Inc. yang digawangi Kevin Systrom dan Mike Krieger. Saat itu, keduanya memang
tengah fokus pada dunia fotografi mobile. Barulah pada 6 Oktober 2010 mereka
memutuskan untuk merilis produknya ke Apple App Store.
Salah satu cara Instagram mendapatkan uang adalah dari iklan
yang mereka tampilkan di layanan mereka. Namun Instagram belum membuka peluang
beriklan tersebut secara bebas. Mereka hanya menerima pengiklan-pengiklan
besar, dan tak lupa mereka juga membuat iklan tersebut tampak menarik agar
tidak mengganggu pandangan para
Referensi :
https://dannyvinic.wordpress.com/2012/11/06/peluang-usaha-di-bidang-ti-technopreneurship/
https://idadwiw.wordpress.com/2014/06/11/peluang-usaha-di-bidang-ti-technopreneurship/
http://official-teamnetweb.blogspot.co.id/2014/12/studi-kasus-peluang-usaha-di-bidang-it.html
http://halamanjeffri.blogspot.co.id/2016/09/bagaimana-mencari-informasi-peluang.html
http://rajapresentasi.com/2012/03/cara-mengembangkan-kreativitas/
www.psychologymania.com
http://tipsorangsukses.blogspot.co.id/2013/05/cara-mengembangkan-usaha.html
http://kampoeng-it.blogspot.co.id/2014/12/tugas-studi-kasus-peluang-usaha-di.html
https://idadwiw.wordpress.com/2014/06/11/peluang-usaha-di-bidang-ti-technopreneurship/
http://web.binus.ac.id/bec/Articles/Articles2.aspx
https://taniakharismaya.wordpress.com/2015/05/31/pemanfaatan-teknologi-informasi-dalam-komunikasi-bisnis/
http://yulistny.blogspot.co.id/2016/09/mencari-informasi-peluang-usaha-di_20.html
http://rizkanovrihardiyantii.blogspot.co.id/2013/12/softskill-desember-1-tahap-tahap.html
http://www.menggaliilmu.com/2015/02/facebook-adalah.html
http://aitinesia.com/bagaimana-cara-instagram-mendapatkan-uang/